SUARA LEAD CENTER INDONESIA

Eloy Zalukhu: Saya Berharap Nias Tak Dipimpin Politisi Berkedok Pemimpin

Eloy Zalukhu | Dok. Pribadi

Eloy Zalukhu | Dok. Pribadi

NIASSATU, JAKARTA – Harapan agar keadaan di Pulau Nias makin hari makin membaik membara di benak setiap genarasi Nias, termasuk mereka yang berada di perantauan, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Pelaksanaan Pilkada serentak di Pulau Nias pada tahun ini juga menjadi tumpuan harapan mereka untuk memperbaiki keadaan Pulau Nias dan masyarakatnya. Tidak lagi terus miskin, tertinggal dan dipimpin oleh orang-orang yang memanfaatkan kekuasaan dan politik untuk memenuhi hasrat rakus mereka akan jabatan dan uang dengan melakukan korupsi.

Karena itu, mereka berharap momen politik lima tahun pada akhir tahun ini akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang benar-benar layak memimpin karena kepantasannya, integritas dan kerohanian yang baik.

“Saya sangat meyakini bahwa jatuh bangun atau naik turun segala sesuatu itu bergantung pada kepemimpinan. Jadi saya pun meyakini itu untuk Pulau Nias. Bahwa maju atau tidaknya pulau ini ya tergantung pemimpinnya. Harapan saya, Nias akan dipimpin oleh seorang pemimpin sejati, bukan politisi berkedok pemimpin. Karena keduanya berbeda,” ujar Eloy Zalukhu, pendiri LEAD Center Indonesia.

Eloy melanjutkan, politisi hanya fokus pada pemilu yang akan datang. Sementara pemimpin fokus pada generasi berikutnya.

“Itulah harapan saya, pemimpin Nias betul-betul pribadi yang bijak dalam berpikir, berani dalam bertindak. Hal itu hanya mungkin muncul secara utuh dalam diri seseorang yang memiliki spiritualitas yang dewasa,” tandas dia.

Harapan Pemuda/Mahasiswa Nias

Update perkembangan terbaru Pulau Nias oleh Etis Nehe | LC Indonesia

Update perkembangan terbaru Pulau Nias oleh Etis Nehe | LC Indonesia

Tak cuma itu, dalam sharing perkembangan terbaru Pulau Nias pada seminar bulanan LEAD Center pada Minggu (11/10/2015), para mahasiswa/i, pemuda/i asal Nias yang mengikuti seminar tersebut juga menyampaikan harapan-harapannya tentang calon dan program para kepala daerah di Pulau Nias yang akan ikut pemilihan serentak pada 9 Desember 2015.

Harapan-harapan ini bersifat umum, tidak terbatas pada daerah asal. Melainkan diharapkan terwujud di semua kabupaten/kota guna membangun kehidupan yang lebih baik di Pulau Nias. Harapan-harapan itu diberikan oleh mereka yang hadir dalam seminar itu. Mungkin saja akan banyak harapan yang belum terwakili. Tapi semoga yang tercatat di sini bisa mewakili sebagian besar harapan kita akan Nias yang lebih baik melalui Pilkada tahun ini.

Berikut harapan mereka:

“Kriteria calon bupati yang saya harapkan pada periode berikutnya adalah: 1. Bisa memajukan perekonomian daerah; 2. Bisa memajukan pertanian sebagai sumber penghasilan daerah; 3. Bisa memajukan pendidikan dan kesehatan masyarakat; 4. Menciptakan lowongan pekerjaan baru bagi masyarakatnya agar masyarakat tidak hanya mengandalkan (status) PNS-nya sebagai sumber pendapatan. Akan tetapi, bisa menciptakan inovasi baru bagi kemajuan daerahnya; dan 5. Bisa melestarikan/memajukan pariwisata.”

Jolly Honest Lase, Mahasiswa/Karyawan, Nias Selatan

“Harapan saya buat pemimpin daerah Nias ke depan: “Seorang pemimpin adalah orang yang berani berkorban, berani melawan musuh, menyukai tantangan dan turun tangan dalam menyelesaikan masalah tanpa memandang jabatan dan kedudukannya.””

Nias Azasman Duha, Mahasiswa, Nias Selatan

“Menurut saya, Pulau Nias untuk saat ini tidak terlalu membutuhkan yang namanya “Revolusi Mental” karena banyak pemimpin yang berpura-pura memiliki mental yang kuat. Tetapi lebih penting dari semua itu adalah “Revolusi Kerohanian”, spiritual revolution. Kalau ini sudah terbangun, maka Nias akan menuju masa depan yang lebih cerah.”

Christoph Efrata Möhö, Mahassiswa, Nias Selatan

“Harapan saya adalah supaya calon-calon kepala daerah Nias ke depan memiliki visi dan misi yang “jelas”, bukan hanya saat kampanye doang tapi benar di laksanakan di lapangan.”

Juendri Gea, Mahasiswa, Nias Utara

“Untuk kepala daerah di Nias, perhatikan kebutuhan rakyat, terutama infrastruktur dan listrik. Nantilah pemekaran provinsi.”

Yakub Waruwu, Mahasiswa/Karyawan, Nias Selatan

 “Saya mengharapkan pemimpin yang punya integritas, bertanggungjawab serta mempunyai visi yang besar. Salah satunya memberantas pencuri-pencuri uang rakyat dan juga tidak mencuri uang rakyat.”

Efendi Waruwu, Mahasiswa, Nias Selatan

“Pemimpin yang diharapkan ke depan: jujur, bertanggungjawab dan peduli dengan masyarakat.”

Sherly Harefa, Mahasiswi, Nias Utara

“Menurut saya, Nias akan lebih maju jika dipimpin oleh pemimpin seperti Ahok: kerja nyata, terbuka, berani dan tegas. Orang Indonesia, khususnya masyarakat Nias sudah harus dibiasakan dibentuk/dipimpin dengan keras karena cara lembut sudah tidak membantu lagi.”

Santi Mariance Ndraha, Mahasiswi, Kab. Nias

“Harapan saya, Nias lebih baik lagi, adil, maju dan tidak mementingkan diri sendiri.”

Ani, Mahasiswi/Karyawan, Nias Utara

“Harapan saya untuk kepala daerah ke depan yang akan memimpin Nias adalah sadar akan panggilannya untuk menjadi pemimpin yang mau melayani dengan rendah hati dan juga membuat terobosan-terobosan baru yang menjadikan masyarakat Nias sejahtera. Pemimpin Nias ke depan yang tidak korupsi dan nepotisme sehingga pemimpin itu bukan kepala daerah satu golongan tertentu tetapi kepala daerah untuk seluruh masyarakat sejahtera.”

Rejeki Gea, Hamba Tuhan, Nias Utara

“Punya hati membangun Nias tanpa memperhitungkan keuntungan pribadi; Tidak korupsi; Memberdayakan SDM yang punya integritas, tidak karena kedekatan family/imbalan ketika nyalon; Menghapus istilah KUHP (kasih uang habis perkara) dan SURAT (Semua Urusan Mesti Uang Tunai); dan memperbaiki birokrasi.”

Oktafianus Gea, Karyawan, Nias Utara

“Harapan saya pada calon kepala daerah pada Pilkada tahun ini: saya rindu siapapun pemimpinnya harus takut akan Tuhan, dan jangan hanya fokus pada satu visi saja, tetapi juga kebutuhan, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat. 

Matius Nehe, Mahasiswa, Nias Selatan

Harapan untuk pemimpin Nias: pemimpin yang mempunyai integritas tinggi, berani dalam melawan korupsi. Tegas kepada setiap bawahan yang bermasalah, berwawasan luas serta mempunyai jiwa membangun tanpa terikat kelompok atau kerabat terdekat.”

Alfredi H. Harefa, Karyawan, Nias Utara

“Saya mau orang yang memimpin Nias itu harus: Pertama, mengeluarkan anak-anak Nias dari kebodohan agar anak-anak Nias yang belum bersekolah dapat bersekolah dan memberikan beasiswa di luar daerah agar anak-anak Nias dapat membuka mata dan melihat dunia. Kedua, bertanggungjawab.”

Derudebu Talunohi, Mahasiswa, Nias Selatan

Sekilas LEAD Center

LEAD Center adalah sebuah lembaga pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan dan spiritualitas yang pada awal berdirinya didorong visi untuk mempersiapkan generasi masa depan pemimpin Nias dengan membekali para mahasiswa/i asal Nias, khususnya yang kuliah dan berdomisili sementara di Jabodetabek.

Kegiatan ini berawal pada Desember 2013 dengan LEAD Center Chapter Nias. Dalam perjalanannya, acara ini berkembang dan diminati juga oleh peserta luar Nias. Karena itu, setiap seminar bulanan pada setiap minggu kedua, acara akan dibagi dua. Dua jam pertama akan diikuti semua peserta. Sedangkan satu jam terakhir dikhususkan untuk putra-putri Nias untuk mengikuti perkembangan terbaru Pulau Nias, berdiskusi dan juga berdoa bersama. (ns1)

About the Author

Leave a Reply

*

Translate »