KEPEMUDAAN NIAS

IPNI Gelar Lomba Menulis Untuk Siswa SMA/SMK Sederajat Se-Kepulauan Nias

Visensius Manuela | Dok. Pribadi.

NIASSATU, JAKARTA – Organisasi kepemudaan masyarakat Nias, Ikatan Pemuda Nias Indonesia (IPNI) akan menggelar lomba menulis antar siswa SMA/SMK dan sederajat se-Kepulauan Nias.

Lomba menulis esai tersebut mengusung tema “Menyongong Generasi Emas Kepulauan Nias Tahun 2030” dan akan berlangsung pada 1 – 30 Juli 2018.

Kepada Nias Satu, Ketua Umum IPNI Visensius Manuela menjelaskan, syarat-syarat dan ketentuan lomba sebagai berikut:

  • Peserta adalah pelajar SMA/SMK dan sederajat di Kepulauan Nias (individu, mewakili OSIS atau sekolah).
  • Tulisan adalah hasil karya asli, bukan hasil plagiarisme, tidak pernah diikutsertakan dalam lomba lain dan tidak pernah dipublikasikan di media lainnya.
  • Isi tulisan sesuai dengan tema dengan panjang minimal 750 kata dan maksimal 1.000 kata.
  • Tulisan dikirimkan dalam bentuk Word atau PDF ke email IPNI: ipni@ipniasindonesia.com.
  • Kutipan dalam tulisan wajib disertai dengan keterangan sumbernya.
  • Penulisan menggunakan jenis huruf (font) Times New Roman dengan ukuran 12, spasi 1,5, margin standar (4-4-3-3) menggunakan ukuran kertas A4.
  • Batas waktu pengiriman tulisan adalah pukul 23.59 WIB pada 30 Juli 2018.
  • Penjurian akan berlangsung pada 1-14 Agustus 2018.
  • Pengumuman pemenang pada 17 Agustus 2018.
  • Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah masing-masing: Juara I: Rp 1.000.000; Juara II: Rp 750.000; Juara III: Rp 500.000. Setiap pemenang juga akan mendapatkan Sertifikat dan Cinderamata IPNI.
  • Tulisan pemenang lomba akan dipublikasikan pada kolom opini situs NiasSatu.com
  • Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi: Ilwan Nehe – 082110646272; Ratna Hia – 085216595339.

Adapun juri pada lomba ini adalah Ketua IPNI Visensius Manuela, Dr. Fotarisman Zalukhu (Akademisi, penulis buku “Bermimpilah Terus Bersekolah”), Yayat R. Cipasang (Redaktur media berita politik RILIS.ID, penulis buku “DPR Salah Gaul”), dan Etis Nehe (Pemimpin Redaksi NiasSatu.Com).

Flyer Lomba Menulis IPNI

Bonus Demografi

Kepada Nias Satu, Visensius menjelaskan, lomba menulis ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang sudah dipersiapkan oleh IPNI sebagai bagian kontribusi dalam pembangunan Kepulauan Nias melalui aneka kegiatan pemberdayaan para pemudanya.

Pemuda yang akrab dipanggil Sius tersebut mengatakan, beberapa kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Jakarta dan sebagian di Pulau Nias.

Terkait lomba menulis tersebut, Sius mengatakan, bahwa berdasarkan prediksi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), tahun 2030 adalah puncak dari sebuah keadaan yang disebut dengan bonus demografi. Bonus demografi adalah bonus yang dinikmati suatu negara sebagai akibat dari besarnya proporsi penduduk produktif (rentang usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan yang dialaminya.

“Hal ini menjadi alarm untuk bertanya, anak-anak muda Nias pada saat ini, khususnya mereka yang sedang berusia sekolah dan sedang menempuh pendidikan menengah atas (usia 17 – 19 tahun) pada saat itu mereka ada dimana dan mengambil peran apa?” ujar Sius.

Dia menjelaskan, bonus demografi adalah sebuah kondisi yang tidak secara otomatis menguntungkan. Sebab, pada saat bersamaan, juga merupakan sebuah ancaman jika kondisi tersebut tidak diakomodir dengan baik.

“Menjadi sebuah keuntungan bila setiap perubahan yang terjadi dapat diantitispasi dengan baik. Dalam tahap ini, generasi emas Kepulauan Nias dihadapkan pada sebuah pilihan, antara menyiapkan diri dengan sungguh atau merasa semua akan baik- baik saja dan tak perlu berbuat apa-apa,” kata dia.

Rangkaian Kegiatan IPNI

Menurut dia, hanya kesungguhan dalam memahami dan menikmati proses pembelajaran yang dapat mengantar generasi ini pada sebuah pertanyaan yang akan mengubah.

“Dan menimbulkan pertanyaan tersebut adalah tugas dari IPNI sebagai bagian dari kerinduan memajukan Kepulauan Nias. Nanti rekan- rekan pemuda akan ada di posisi apa? Bidang profesi apa? Seberapa besar dampak positif yang bisa rekan- rekan berikan untuk lingkungan terkecil rekan- rekan? Atau perubahan apa yang bisa saudara lakukan untuk kemajuan Nias di tahun 2030 mendatang? Keadaan inilah yang mendorong kami dari IPNI untuk mengambil peran dalam berkontribusi terhadap persoalan tersebut,” tegas dia.

Dia menjelaskan, salah satu kegiatan pertama IPNI adalah Geraka Literasi. Bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73, IPNI akan menggelar “Bulan Literasi”. Lomba menulis esai tersebut, kata dia, merupakan kegiatan pertama dari rangkaian kegiatan tersebut.

“Lomba menulis yang disesuaikan dengan tema ini ingin mengumpulkan harapan yang sejauh ini berada dalam benak anak SMA/SMK dan sederajat di Kepulauan Nias tentang mimpi mereka pada 2030. Karya tulis itu dapat menjadi gambaran tentang bagaimana pendidikan di Kepulauan Nias memberikan mimpi akan kemajuan anak-anak Nias. Di sisi lain, gerakan menulis ini akan mendorong atau menstimulus gerakan menulis lainnya yang dapat digalakkan menginspirasi setiap insan pendidikan di Kepulauan Nias,” papar dia.

Kegiatan berikutnya adalah bedah buku berjudul “Ruyu” yang ditulis oleh Pdt. Samuel Novelman Wau. Acara ini akan mengungkap isi buku dan juga bagaimana gerakan literasi di kalangan muda Nias dan bagaimana upaya menggalakkannya ke depan.

Acara ini akan berbarengan dengan puncak acara kegiatan yakni peluncuran Taman Baca IPNI yang akan diresmikan di Desa Sondregeasi, Nias Selatan pada 25 Agustus 2018 yang direncanakan akan diresmikan oleh Bupati Nias Selatan. Untuk keperluan tersebut, IPNI sudah mengumpulkan sebanyak 4.00 buku sumbangan masyarakat. Dan jumlah tersebut akan terus bertambah dari dukungan berbagai pihak lainnya. (ns1)

 

 

 

 

About the Author
  1. Teodor Harefa Reply

    Kita dukung dan support untuk generasi penurus di pulau nias semakin maju

  2. bali tour Reply

    Semoga banyak kreatifitas yang ditemukan dengan adanya perlombaan ini

Leave a Reply

*

Translate »