PENDIDIKAN

8 Putra-Putri Nias Lanjutkan Pendidikan di SMK Bagimu Negeriku Semarang

Sejumlah siswa asal Nias, termasuk yang baru tiba berfoto bersama dengan Direktur Eksekutif SMK Bagimu Negeriku Ruth Jeanette, M.Pd. dan Pemimpin Redaksi NiasSatu.com, Etis Nehe. Satu siswa tidak tampak dalam foto | NS

NIASSATU, SEMARANG – Sebanyak delapan putra-putri Kepulauan Nias mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terbaik di Jawa Tengah, SMK Bagimu Negeriku. Mereka merupakan bagian dari lebih 100 orang siswa baru yang diterima pada tahun ini dari berbagai wilayah di Indonesia.

Mereka adalah Hasan Setia Mendröfa, Alfa Charies Kusuman Harefa, Elman Karunia Faohahau Harefa yang tiba di asrama sekolah itu pada Kamis (5/7/2018) yang dibawa oleh Pdt. Tulus sebagai penghubung dengan sekolah. Sedangkan empat lainnya adalah Darwin Eka Purnamasari Harefa (desa Dahana Tabaloho, Gunungsitoli), Hasrat Kurniawati Harefa (desa Dahana Tabaloho, Gunungsitoli), Paulus Pejuang Gulo (Desa Hilimbaruzo, Idanögawo), dan Memang Perhatian Waruwu (Desa Hilimbowo Botomuzöi, Kec. Botomuzöi). Selain itu, juga ada Ferianus Gea yang mendaftar tidak dari Pulau Nias, melainkan dari Medan.

Mereka tiba di SMK Bagimu Negeriku difasilitasi oleh Senta Leo, pimpinan Yayasan Abdi Pusaka Indonesia (API) yang mengelola Promiseland, sebuah lembaga pelayanan dan pendidikan untuk membantu anak-anak Nias di Kecamatan Gidö, Kabupaten Nias. Mereka tiba pada Sabtu (7/7/2018).

“Sejak awal sekolah ini dimulai pada 2011, sudah menerima banyak anak-anak Nias sekolah di sini. Mereka bagian dari anak-anak lainnya dari seluruh Indonesia yang kami terima untuk mendapatkan kesempatan belajar dengan pendidikan terbaik di tempat ini,” ujar Direktur Eksekutif SMK Bagimu Negeriku Ruth Jeanette, M.Pd. kepada Nias Satu dalam pertemuan di Wisma Putra SMK Bagimu Negeriku di Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/7/2018).

Ruth menjelaskan, para siswa-siswi baru tersebut sebelumnya telah menjalani seleksi di daerah oleh para penghubung yang ditetapkan oleh sekolah tersebut. Selanjutnya, mereka akan kembali menjalani tes serupa setelah tiba di sekolah.

Dengan kedatangan para siswa-siswi baru asal Pulau Nias tersebut, menambah jumlah anak-anak Nias yang sedang bersekolah di tempat tersebut menjadi hampir 30 orang dari seluruh angkatan yang sedang menjalani pendidikan. Itu di luar puluhan orang yang telah menamatkan pendidikan di tempat tersebut sejak pertama sekali sekolah tersebut didirikan.

Selain mereka, Senta juga memfasilitasi dua putri Nias lainnya bernama Justine Gabriella Marunduri (pulau Hinako) dan Saniwati Zai (Mandrehe) masuk ke STT SAPPI di Cianjur untuk dididik menjadi Pendeta dengan keahlian lain di bidang pertanian dan peternakan.

4 calon siswa-siswi SMK Bagimu Negeriku yang dibawa oleh pimpinan Yayasan Abdi Pusaka Indonesia (API) Senta Leo. Pria di sebelah kiri Senta adalah rekan siswa mereka yang berasal dari Pulau Seram, Maluku yang juga difasilitasi untuk belajar di SMK Bagimu Negeriku. | Dok. Pribadi

Prestasi Akademik Menonjol

Ruth juga mengungkapkan, meski berasal dari daerah dan latar keluarga dengan berbagai keterbatasan, namun para siswa-siswi asal Kepulauan Nias menunjukkan kemampuan akademik yang rata-rata lebih baik dari teman-teman mereka dari berbagai daerah.

“Pengalaman selama bertahun-tahun ini, anak-anak dari Nias memiliki kemampuan yang lebih dari sisi akademik,” ujar dia.

SMK tersebut dilengkapi dengan fasilitas lengkap terbaik yang umumnya lazim ditemukan di sekolah-sekolah elit di perkotaan.  Dengan sistem pendidikan dan fasilitas yang lengkap, para siswanya dilatih sedemikian rupa sehingga para siswa yang berasal dari keluarga tak mampu dan daerah-daerah pedalaman tersebut bisa langsung bekerja atau berwirausaha setelah menamatkan pendidikan mereka. Mereka juga kemudian bisa kembali ke daerah mereka untuk berkontribusi membangun daerahnya.

SMK tersebut merupakan sekolah yang mewajibkan seluruh siswa-siswi tinggal di asrama sebagai bagian dari program pembentukan karakter mereka. Selama menempuh pendidikan, para siswa-siswi tersebut disubsidi oleh yayasan yang menaungi lembaga pendidikan tersebut.

Sekolah tersebut didirikan oleh Ibu Elisabeth Philip pada 2011 dengan lima jurusan, yakni Tehnik Konstruksi Batu dan Beton, Tata Boga, Rekayasa Perangkat Lunak, Multimedia dan Tehnik Kendaraan Ringan. Semua jurusan tersebut telah terakreditasi B. Sementara beberapa fasilitas lab telah terakreditasi A.

SMK Bagimu Negeriku beralamat di Jalan Palir Raya No.66 – 68, Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Informasi mengenai sekolah tersebut dapat dilihat di website resmi: http://web.smkbagimunegeriku.sch.id/

Ulasan lebih lanjut mengenai kegiatan SMK Bagimu Negeriku dan dukungannya bagi pemberdayaan anak-anak Pulau Nias melalui pendidikan akan diulas pada tulisan terpisah oleh redaksi Nias Satu. (ns1)

Catatan redaksi:
Berdasarkan informasi terbaru, total putra-putri Nias yang diterima di SMK Bagimu Negeriku berjumlah 8 orang. Redaksi telah melakukan penyesuaian pada judul berita dari semula tertulis “7” orang.

About the Author

Leave a Reply

*

Translate »