PENDIDIKAN

Yayasan Abdi Pusaka Indonesia Resmikan TK dan SMP di Nias

Bupati Nias Sökhiatulö Laoli dan Ketua Yayasan API memotong pita sebagai tanda peresmian pengoperasian TK dan SMP API di Desa Umbu, Kecamatan Gidö, Kabupaten Nias, Senin, 16 Juli 2018 | Dok. Senta Leo

NIASSATU, NIAS – Sebagai bagian dari panggilan dan partisipasi untuk memajukan generasi muda Kepulauan Nias, Yayasan Abdi Pusaka Indonesia (API) meresmikan dibukanya dua sekolah baru di kompleks yang mereka sebut sebagai Promiseland.

Dua sekolah yang diresmikan tersebut adalah Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekolah tersebut berlokasi di Desa Umbu, Kecamatan Gidö, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

“Hari ini, 16 Juli 2018, kami meresmikan sekolah SMP API (Abdi Pusaka Indonesia) pertama dan TK (Taman Kanak-Kanak ke-3) di Promiseland, tepat setahun lalu pada 15 Juli 2017 kami meresmikan kompleks Panti Asuhan Abdi Pusaka Indonesia,” ujar Ketua Yayasan API Senta Leo kepada Nias Satu, Senin (16/7/2018).

Peresmian sekolah tersebut ditandai dengan pemotongan pita bersama Ketua Yayasan API Senta Leo dan Bupati Nias Sökhiatulö Laoli.

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kadis Pendidikan Kabupaten Nias Atobali Laoli, Kabid Pendidikan Dasar Kabupaten Nias Sanrais Manalu, Camat Sogaeadu Eliman Mendröfa, Camat Gidö Jellysman B. Gea, Kades Umbu Firman Waruwu dan Kades Soewe terpilih Mariyono Laoli.

Juga dihadiri oleh Ketua Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN) Mayjen (Purn) Christian Zebua. Selain itu, juga dihadiri oleh sembilan tim misionaris dari “Fountain of Life” Amerika Serikat yang dipimpin oleh Pastor Mikhail Tupikov dan istrinya.

Adapun jumlah siswa TK tersebut sebanyak 22 orang dan 23 siswa untuk SMP. Senta menjelaskan, TK itu sendiri merupakan yang ketiga yang didirikan oleh yayasan tersebut. Dua lainnya, yang pertama di Desa Sisarahiligamo km. 7 yang telah berusia 13 tahun dan di Jl. Ampera Gang KB, Desa Mudik, keduanya di wilayan Kota Gunungsitoli. Setahun lalu, yayasan itu juga meresmikan Panti Asuhan di tempat yang sama.

Senta menjelaskan, bahwa peresmian kedua sekolah tersebut merupakan bentuk nyata dari pertolongan Tuhan setelah mereka melewati berbagai tantangan dan kesulitan selama mereka melakukan perintisan pelayanan di sana guna ambil bagian memajukan generasi Nias.

“Ke depan, suatu beban berat yang terus akan kami pikul bersama semua tim Yayasan API Jakarta dan Nias beserta guru-guru API demi generasi baru Kepulauan Nias, kiranya Tuhan terus mencurahkan kasih karunia dan penyertaan-Nya agar kami dimampukan untuk terus mengabdi pada Tuhan bagi negeri Indonesia tercinta, sebagaimana visi kami “mengabdi pada Tuhan untuk mencetak Anak-anak Pusaka buat Indonesia,” ujar dia, Senin (16/7/2018).

Pada kesempatan itu, jelas Senta, pihaknya juga mengajak semua yang hadir pada cara tersebut untuk menonton film liputan transformasi Desa Tlogoweru melalui pelayanan ibu Elisabeth Phillip yang juga akan datang ke Nias pada September mendatang. Pada waktu itu nanti, Ibu Elisabeth dan tim akan berbicara dengan para kepala desa, camat, BMD, Dinas Pertanian dan pihak terkait lainnya dengan difasilitasi oleh Bupati Nias. (Baca: Pendiri SMK Bagimu Negeriku dan Yayasan API Bekerja Sama Majukan Nias)

Senta sendiri awalnya adalah seorang pengusaha di Jakarta. Namun, sejak 13 tahun lalu, sejak gempa dahsyat meluluhlantakkan Pulau Nias pada 28 Maret 2005, dia memutuskan untuk meninggalkan profesinya sebagai pengusaha dan mengabdikan diri untuk melayani dan ambil bagian memajukan masyarakat Nias. Kemudian, dia memboyong seluruh keluarganya ke Pulau Nias dan merintis panti asuhan dan sekolah-sekolah bagi anak-anak dari keluarga tak mampu di Pulau Nias yang berlokasi di Kecamatan Gidö, Kabupaten Nias. Sekolah-sekolah tersebut tak hanya melengkapi para siswa binaan dengan pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas.

Selain membangun sekolah di Pulau Nias, Senta juga membantu sejumlah anak-anak Nias dari keluarga tak mampu untuk menempuh pendidikan di sekolah di Pulau Jawa, salah satunya di SMK Bagimu Negeriku di Kota Semarang, Jawa Tengah. Serta mengupayakan edukasi masyarakat di bidang pertanian untuk meningkatan kesejahteraan mereka. Salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan pendiri SMK Bagimu Negeriku yang juga telah berhasil memajukan pertanian di Desa Tlogoweru, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang akan datang ke Pulau Nias pada September mendatang dan memberikan pelatihan kepada masyarakat. (ns1)

 

About the Author
  1. Lantai parket Reply

    Semoga dengan adanya tambahan sekolah tk dan smp baru dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Nias dan dapat menjadi bekal untuk menghadapi persaingan global nantinya

Leave a Reply

*

Translate »